Presiden Kazakhstan Mengundurkan Diri Setelah Tiga Dekade Menjabat
Sudah memipin negara Kazakhstan dari tahun 1990-an, Presiden Nursultan Nazarbayev mengundurkan diri dari jabatannya itu. Pada pidato televisi, dirinya mengatakan ingin membantu generasi pemimpin baru.
Nursultan akan tetap mempertahankan sebagian besar pengaruhnya sebagai kepala partai yang memerintah, walaupun dirinya sudah mengundurkan diri. Nursultan akan tetap duduk di pucuk pimpinan dewan keamanan berpengaruh dan akan memegang gelar formal Pemimpin Bangsa.
"Saya telah memutuskan untuk menyerahkan kekuasaan saya sebagai presiden," kata Nursultan dalam pidato televisinya, dilansir dari laman BBC, Rabu (20/3).
Sekarang dirinya menjabat sebagai ketua dewan keamanan, dirinya juga menambahkan akan mempertahankan kekuatan besar untuk menentukan kebijakan luar negeri dan dalam negeri.
"Saya melihat tugas saya sekarang dalam memfasilitasi kebangkitan generasi pemimpin baru yang akan melanjutkan reformasi yang sedang berjalan di negara ini," lanjutnya.
Kassym-Jomart Tokayev ditunjuk oleh Nursultan sebagai juru bicara parlemen untuk menjadi pelaksana tugas presiden hingga akhir masa jabatan habis, yakni di tahun 2020. Sampai saat ini, dirinya yidak pernah mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan sosok pengganti.
Pengunduran diri Nursultan datang hanya beberapa minggu setelah ia memecat pemerintah negara itu, dengan alasan kegagalan memperbaiki ekonomi.
"Di banyak bidang ekonomi, meskipun banyak undang-undang dan keputusan pemerintah diadopsi, perubahan positif belum tercapai," katanya dalam sebuah pernyataan saat itu.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment