Dari 31 Kecamatan Kabupaten Indramayu Sebanyak 20 Kecamatan Menjadi Zona Merah Covid-19
![]() |
| sumber: google |
Zona merah atau zona yang memiliki risiko tinggi terkait penularan Covid-19 di Kabupaten Indramayu terpantau sudah hampir seluruh daerah menjadi zona merah. Tepatnya sudah sebanyak 20 kecamatan di Kabupaten Indramayu menjadi zona merah Covid-19.
Memang hampir seluruh wilayah di Kabupaten Indramayu menjadi zona merah dari banyaknya 32 kecamatan yang ada. Padahal jika dilihat dari 2 minggu sebelumnya Kabupaten Indramayu yang masuk dalam wilayah zona merah hanya 17 kecamatan, namun kini menjadi 20 kecamatan dari total kecamatan yang berada di Kabupaten Indramayu sebanyak 31 kecamatan.
"Update per 28 September 2020, ada 20 kecamatan yang masuk zona merah," kata Kepala Dinas Kesehatan sekaligus juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Kamis (1/10/2020).
Ke-20 kecamatan itu meliputi Balongan, Indramayu, Juntinyuat, Karangampel, Krangkeng, Kedokanbunder, Kertasemaya, Sliyeg, Jatibarang, Widasari, Bangodua, Lohbener, Arahan, Sindang, Losarang, Kandanghaur, Patrol, Anjatan, Gantar, dan Kroya.
Selain 20 kecamatan berisiko tinggi, 7 kecamatan lain bertingkat risiko sedang atau zona oranye, yakni Haurgeulis, Sukagumiwang, Tukdana, Lelea, Cikedung, Terisi, dan Sukra.
"Zona kuning atau risiko rendah tidak ada atau nol kecamatan," tambahnya.
Sementara, 4 kecamatan sisanya terkategori zona hijau atau tak terdampak Covid-19, masing-masing Cantigi, Bongas, Pasekan, dan Gabuswetan.
Sampai Kamis (1/10/2020), tercatat 180 kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Rinciannya, 10 orang meninggal dunia, 49 orang masih dalam perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri, dan 121 orang pulih.
Dari 180 kasus, otoritas penanganan Covid-19 setempat mencatat 4 kasus baru, salah satunya dialami balita berusia 4 tahun asal Kecamatan Patrol.
"Pasien balita merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi sebelumnya (perempuan) yang telah melakukan perjalanan dari luar daerah," terang Deden.
Hasil tes usap atas balita tersebut mengonfirmasinya positif. Saat ini pasien menjalani karantina mandiri sampai rumah sakit rujukan siap. Selain penambahan pasien positif, tercatat pula penambahan 6 pasien pulih.
Sumber: Ayobandung.com

Comments
Post a Comment